Tips Agar Sperma Tidak Tumpah dari Vagina - Sehat Terbaru
News Update
Loading...

Tuesday, April 2, 2019

Tips Agar Sperma Tidak Tumpah dari Vagina

Beberapa pasutri takut spermanya tumpah atau keluar dari vagina istrinya sesaat setelah ejakulasi. Terlebih bagi mereka yang sedang giat-giatnya mengejar target punya momongan.

Tips Agar Sperma Tidak Tumpah dari Vagina

Tapi tenang saja, dilansir dari Tabloid Nova, ada beberapa trik agar sperma tidak tumpah dari vagina pascaejakulasi :

1. Pastikan jalan masuk vagina bersih dari cairan pelumas buatan, karena hal ini bisa memperlambat laju sperma sekaligus mendorong keluarnya sperma dari vagina.

2. Sebaiknya perempuan buang air terlebih dahulu sebelum berhubungan seks. Sehingga setelah suami ejakulasi, para istri masih memiliki waktu untuk relaks di tempat tidur. Selain itu, jika kantung kemih perempuan penuh selama berhubungan seks, maka akan ada dorongan untuk buang air kecil. Saat inilah, biasanya akan lebih banyak sperma keluar lagi dari vagina.

3. Berpelukanlah dengan suami selama beberapa menit setelah berhubungan seks. Menurut WebMD, berbaring di tempat tidur selama 10-15 menit setelah intercourse, atau sebelum pergi ke kamar mandi, bisa membantu memberi kesempatan bagi sperma untuk mencapai leher rahim. Sehingga, ini bisa mencegah sperma tumpah dari vagina usai ejakulasi.

4. Jika istri sedang berada dalam masa subur, sedang berovulasi, atau setidaknya menjelang ovulasi, coba lakukan hubungan seks sesering mungkin.

5. Ada beberapa posisi yang bisa dicoba untuk membantu peluang kehamilan. Misalnya, posisi misionari atau masuk dari belakang (rear-entry atau doggy style). Posisi ini membantu memastikan sperma disimpan sedekat mungkin dengan telur, sehingga tidak perlu berenang terlalu jauh menuju leher rahim. Hindari posisi woman on top, karena gravitasi akan mempercepat keluarnya sperma dari vagina.

6. Cara lain agar sperma tidak tumpah dari vagina usai ejakulasi adalah dengan melakukan foreplay sebelum berhubungan intim, agar bisa mencapai orgasme dengan sempurna. Sudah banyak pakar medis yang mengatakan bahwa kontraksi otot yang terjadi saat perempuan orgasme bisa membantu menarik sperma menuju rahim. Foreplay juga membantu pasangan melakukan penetrasi, sehingga orgasme yang kuat bisa menghasilkan produksi sperma lebih tinggi.

7. Pastikan ejakulasi terjadi saat penis berada jauh ke dalam vagina. Setelah ejakulasi, sebaiknya suami tidak langsung mencabut penis dari dalam vagina untuk memastikan ada waktu bagi sperma untuk berenang menuju leher rahim.

Share with your friends

Give us your opinion


EmoticonEmoticon

About
Sehat Terbaru adalah media online yang menyajikan informasi tentang kesehatan.

Semua artikel yang tersaji dalam artikel ini merupakan hasil olah ulang dari situs warta kesehatan terpercaya baik lokal maupun internasional yang dilakukan oleh para ahli di dunia.
Done