Tittooing, Tren Tato di Puting - Sehat Terbaru
News Update
Loading...

Tuesday, April 10, 2018

Tittooing, Tren Tato di Puting

Setelah menyulam alis dan cara ekstrem lain untuk mempercantik vagina, kini muncul tittooing, tren menato di bagian puting.

Tittooing, Tren Tato di Puting

Tren untuk tittooing atau tato semi-permanen di bagian puting pertama kali marak dilakukan para wanita di Liverpool. Di sana, tak sedikit wanita yang mendambakan puting berwarna gelap dan memiliki bentuk sempurna.

Prosedur tittooing sebenarnya muncul untuk merekonstruksi payudara agar tampak seperti nyata. Biasanya dilakukan oleh para wanita penderita kanker payudara yang jaringan payudaranya diangkat. Namun sekarang tittooing diperkenalkan sebagai prosedur kecantikan yang menawarkan bentuk puting sempurna bagi para wanita.

Sebagaimana dilansir dari Daily Mail, tittooing bisa bertahan selama 12-18 bulan. Prosedurnya memakan waktu sekitar dua jam dan menghabiskan dana sebesar 1.200 pound sterling (sekitar Rp 17,7 juta) untuk kedua puting.

Prosedurnya disebut juga dengan restorasi areola. Rasanya lebih menyakitkan bagi wanita yang memiliki payudara asli, karena jaringan di sekitarnya sangat sensitif.

Para ahli menganggap tren menato di puting dilakukan wanita karena mereka ingin tampil percaya diri saat membuka baju atau ketika berganti pakaian di ruang ganti. Selain itu, para ahli menyarankan agar tittooing sebaiknya dilakukan di ahli medis, bukan salon tato abal-abal.

Share with your friends

Give us your opinion


EmoticonEmoticon

About
Sehat Terbaru adalah media online yang menyajikan informasi tentang kesehatan.

Semua artikel yang tersaji dalam artikel ini merupakan hasil olah ulang dari situs warta kesehatan terpercaya baik lokal maupun internasional yang dilakukan oleh para ahli di dunia.
Done